Di komunitas pemain Mahjong Ways, ada satu topik yang terus muncul: “kapan sistem PGSoft mengganti fase?” Istilah “fase” biasanya dipakai untuk menyebut perubahan ritme permainan, mulai dari pola kemunculan simbol, frekuensi fitur, sampai respons game terhadap sesi bermain. Meski sering terdengar seperti bocoran rahasia, kenyataannya PGSoft tidak pernah merilis jadwal resmi soal pergantian fase. Namun, perilaku sistem dan kebiasaan update game bisa dibaca lewat tanda-tanda yang konsisten.
PGSoft tidak menamai mekanismenya sebagai “fase”. Penyebutan itu lahir dari pengalaman pemain yang merasa sebuah sesi bisa terasa “lebih ringan” atau “lebih ketat” pada waktu tertentu. Biasanya yang dimaksud fase adalah pergeseran dinamika RNG (random number generator) dalam bingkai sesi, bukan perubahan aturan. Artinya, tidak ada tombol, menu, atau indikator yang mengumumkan fase baru. Yang berubah adalah persepsi terhadap hasil yang beruntun—misalnya scatter yang terasa sering muncul, lalu tiba-tiba jarang.
Jika yang dicari adalah momen kapan fase “terasa” berganti, ada beberapa situasi yang paling sering memicunya. Pertama, setelah maintenance platform atau pembaruan minor dari provider/casino aggregator, sebagian pemain melaporkan ritme permainan terasa berbeda. Kedua, setelah pergantian hari berdasarkan zona waktu server, bukan jam lokal pemain. Ketiga, setelah sesi panjang yang dipecah oleh restart aplikasi, ganti perangkat, atau koneksi sempat putus. Di momen-momen ini, pemain merasa seperti masuk “sesi baru”, sehingga perubahan ritme dianggap sebagai pergantian fase.
Tanpa mengklaim adanya pola yang dijadwalkan, pergantian rasa permainan kerap berkaitan dengan hal teknis yang lebih masuk akal dibanding “bocoran internal”. Misalnya, ketika game menerima patch kecil, ada kemungkinan perubahan hanya pada stabilitas, tampilan, atau penyesuaian kecil pada matematika internal yang tetap mematuhi RTP yang dipublikasikan. Selain itu, cache di aplikasi atau browser dapat memengaruhi kelancaran animasi dan waktu respon, sehingga pemain mengira ada perubahan sistem. Sinkronisasi server yang terjadi saat trafik tinggi juga dapat membuat hasil terasa “berbeda”, padahal yang berubah adalah tempo dan ekspektasi pemain.
Agar tidak terjebak mitos, banyak pemain berpengalaman memakai skema tiga jendela sesi untuk memetakan perubahan. Jendela pertama adalah 20–30 putaran awal: dianggap fase pemanasan untuk menguji ritme. Jendela kedua adalah 30–60 putaran berikutnya: dipakai melihat apakah fitur seperti pengganda, simbol emas, atau scatter menunjukkan konsistensi. Jendela ketiga adalah setelah jeda singkat 3–10 menit atau setelah keluar-masuk game: ini dipakai untuk mengecek apakah “rasa” permainan berubah seperti sesi baru. Dengan skema ini, istilah fase diperlakukan sebagai pembacaan perilaku sesi, bukan kepastian sistem.
Ada beberapa indikator populer yang biasanya memicu asumsi fase berganti. Contohnya: simbol premium mendadak sering hadir tetapi tidak membentuk garis, scatter muncul dua kali beruntun lalu menghilang lama, atau pengganda terasa lebih sering muncul tetapi nilai total tidak mengangkat saldo. Dalam praktiknya, indikator ini adalah rangkaian kebetulan statistik yang terlihat menonjol saat pemain sedang fokus. Karena itulah, pencatatan sederhana—misalnya jumlah putaran, frekuensi scatter, dan momen pengganda—lebih berguna daripada mengandalkan feeling.
Jika tetap ingin jawaban berbentuk waktu, maka pendekatan paling aman adalah menautkan “pergantian fase” pada pergantian kondisi bermain: setelah maintenance, setelah reset harian server, dan setelah pemain mengganti sesi (keluar-masuk permainan atau ganti perangkat). Banyak laporan komunitas berpusat pada jam-jam ramai ketika trafik tinggi, tetapi ini lebih terkait perilaku pengguna daripada mekanisme rahasia. Jadi, bocoran paling masuk akal bukan soal jam tertentu yang sakral, melainkan momen transisi teknis dan transisi sesi yang dapat diamati.
Untuk menghindari klaim yang terdengar “robotik”, pengujian sederhana bisa dilakukan: tentukan jumlah putaran tetap, catat kemunculan scatter dan fitur, lalu ulangi pada waktu berbeda atau setelah restart. Jika perbedaan terasa besar, cek dulu faktor eksternal seperti koneksi, versi aplikasi, atau perubahan platform. Dengan begitu, pembahasan “kapan fase berganti” tetap berada di ranah observasi, bukan rumor internal yang sulit dibuktikan.